Sebuah studi di Kenya menguji coba penggunaan AI pendukung keputusan klinis berbasis Large Language Models (LLMs) yang diintegrasikan pada sistem rekam medis elektronik di 16 fasilitas layanan kesehatan primer. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan LLM terbukti tidak menimbulkan masalah keamanan intervensi klinis yang diberikan, namun juga tidak lebih efektif mengurangi kegagalan pengobatan jika dibandingkan dengan pelayanan rutin. Di sisi lain, LLM terbukti dapat meningkatkan kualtias dokumentasi klinis, ketepatan pencatatan diagnosis, dan perencanaan terapi sehingga membantu tenaga kesehatan di layanan primer untuk mengambil keputusan. LLM disimpulkan sebagai alat bantu yang aman dan dapat meningkatkan perbaikan laynanan meskipun masih perlu penelitian lebih lanjut untuk memastikan dampaknya terhadap hasil klinis pasien.
sumber: Agweyu, A., Mwaniki, P., Menon, V. et al. Generative AI-enabled clinical decision support system in primary care: a pragmatic, cluster-randomized trial. Nature Medicine (2026).