Latar Belakang
Perencanaan dan penganggaran merupakan komponen penting dalam memastikan bahwa kebutuhan layanan kesehatan dapat diterjemahkan menjadi program dan kegiatan yang efektif, efisien, dan tepat sasaran. Dalam konteks transformasi layanan kesehatan primer melalui Integrasi Layanan Primer (ILP), Puskesmas dan Dinas Kesehatan dituntut untuk mampu menyusun perencanaan yang berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat. Namun demikian, dalam praktiknya masih terdapat berbagai tantangan, seperti kesenjangan antara kebutuhan layanan dan alokasi anggaran, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia dalam perencanaan, serta pemanfaatan data dan penggunaan tools yang belum optimal secara sistematis dan terstandar.
Sebagai upaya untuk memperkuat proses tersebut, Health Systems Insight (HSI) mengembangkan alat bantu PRASANA (Perhitungan Rencana Anggaran dan Satuan Biaya Nasional) sebagai alat bantu yang mendukung penyusunan perencanaan dan penganggaran layanan kesehatan berbasis kebutuhan secara lebih sistematis, terstruktur, dan rasional. PRASANA memungkinkan estimasi biaya yang lebih akurat dengan mengacu pada satuan biaya nasional, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran. Implementasi awal di beberapa daerah menunjukkan potensi besar dalam mendukung penguatan tata kelola pembiayaan di tingkat layanan primer, serta menjadi jembatan antara data kebutuhan layanan dan keputusan penganggaran.
Dalam konteks pemerataan akses layanan kesehatan, alat bantu seperti PRASANA dapat mempertajam perencanaan dan penganggaran sesuai kebutuhan dan prioritas wilayah sehingga mendukung implementasi ILP dan pencapaian target CKG masih belum optimal di banyak daerah. Selain itu, praktik baik yang telah berkembang di berbagai wilayah belum terdokumentasi dan terdiseminasi secara luas sebagai pembelajaran bersama.
Tujuan
Tujuan Umum
Meningkatkan kapasitas Dinas Kesehatan dan Puskesmas dalam pemanfaatan data dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran berbasis kebutuhan melalui penggunaan PRASANA.
Tujuan Khusus
Tujuan khusus dari webinar ini adalah:
- Memahami konsep dan fungsi alat bantu PRASANA dalam mendukung perencanaan dan penganggaran layanan kesehatan di tingkat Puskesmas dan Dinas Kesehatan.
- Meningkatkan kemampuan penggunaan PRASANA dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran tahunan berbasis kebutuhan layanan.
- Mengidentifikasi tantangan serta pembelajaran implementasi PRASANA di tingkat daerah sebagai bahan evaluasi dan perbaikan.
- Mendorong integrasi PRASANA dalam proses perencanaan, penganggaran, dan pengambilan keputusan yang lebih terstandar, efektif, dan berbasis data.
Target Peserta
- Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota (Pengelola perencanaan dan keuangan Dinkes)
- Kepala dan Tenaga Kesehatan Puskesmas (Pengelola perencanaan dan keuangan Puskesmas, Penanggung jawab program UKM/UKP)
- Seluruh tenaga medis dan tenaga kesehatan
Waktu dan Tempat Kegiatan
Hari/tanggal : Kamis, 25 Juni 2026
Pukul : 13.00—15.30 WIB
Tempat : Online via Zoom Webinar
Jadwal Kegiatan
Waktu Pelaksanaan (WIB) | Materi | Narasumber |
12.00–13.00 | Registrasi peserta dan Pembukaan | MC |
13.00–13.10 | Keynote Speech | dr. Elvieda Sariwati, M. Epid (Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer, Kementerian Kesehatan RI) |
13.10–13.20 | Pengantar: Tata Kelola Perencanaan & Penganggaran di Puskesmas | dr. Ni Made Diah Permata Laksmi, MKM (Ketua Tim Kerja Tata Kelola Puskesmas, Kementerian Kesehatan RI) |
13.20–13.25 | Prakata oleh Moderator | Moderator: Ryza Putra (Health Systems Insight) |
13.25–13.50 | Materi 1: Dari Program ke Layanan Terintegrasi: Tantangan & Inovasi ILP di Puskesmas Mengenal PRASANA: Tools Perencanaan dan Penganggaran Berbasis Kebutuhan di Puskesmas | Dimas Herlambang (Health Systems Insight) |
13.50–14.15 | Materi 2: Implementasi PRASANA di Tingkat Daerah: Pengalaman Puskesmas dalam Penguatan Perencanaan Anggaran | apt. Nisa Maulani Nuraliyah, S.Farm. (Ketua Mutu dan Pengadaan Barang Jasa, Puskesmas Pasundan, Kabupaten Garut) |
14.15–14.40 | Materi 3: Adopsi Prasana di Tingkat Dinas Kesehatan
| dr. Carlof, M.MRS., MQM (Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat) |
14.40–14.50 | Pembahas 1
| Febriansyah Budi Pratama, SKM, M.E (Ketua Tim Kerja Analisis Kinerja Program JKN, Pusbikes, Kementerian Kesehatan RI) |
14.50-15.20 | Diskusi | Moderator: Ryza Putra (Health Systems Insight) |
15.20–15.30 | Kesimpulan dan Penutup | MC |
Akses Kegiatan dan Plataran Sehat
Informasi link zoom dan Platara Sehat akan diiinformasikan selambat-lambatnya H-1 sebelum kegiatan melalui blasting email yang digunakan saat mendaftar.