Skip to content

WEBINAR Series #9: Dialog ILP: Perencanaan dan Penganggaran Layanan Primer Berbasis Data dengan Alat Bantu Perhitungan Satuan Biaya Nasional

Latar Belakang

Perencanaan dan penganggaran merupakan komponen penting dalam memastikan bahwa kebutuhan layanan kesehatan dapat diterjemahkan menjadi program dan kegiatan yang efektif, efisien, dan tepat sasaran. Dalam konteks transformasi layanan kesehatan primer melalui Integrasi Layanan Primer (ILP), Puskesmas dan Dinas Kesehatan dituntut untuk mampu menyusun perencanaan yang berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat. Namun demikian, dalam praktiknya masih terdapat berbagai tantangan, seperti kesenjangan antara kebutuhan layanan dan alokasi anggaran, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia dalam perencanaan, serta pemanfaatan data dan penggunaan tools yang belum optimal secara sistematis dan terstandar.

Sebagai upaya untuk memperkuat proses tersebut, Health Systems Insight (HSI) mengembangkan alat bantu PRASANA (Perhitungan Rencana Anggaran dan Satuan Biaya Nasional) sebagai alat bantu yang mendukung penyusunan perencanaan dan penganggaran layanan kesehatan berbasis kebutuhan secara lebih sistematis, terstruktur, dan rasional. PRASANA memungkinkan estimasi biaya yang lebih akurat dengan mengacu pada satuan biaya nasional, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran. Implementasi awal di beberapa daerah menunjukkan potensi besar dalam mendukung penguatan tata kelola pembiayaan di tingkat layanan primer, serta menjadi jembatan antara data kebutuhan layanan dan keputusan penganggaran.

Dalam konteks pemerataan akses layanan kesehatan, alat bantu seperti PRASANA dapat mempertajam perencanaan dan penganggaran sesuai kebutuhan dan prioritas wilayah sehingga mendukung implementasi ILP dan pencapaian target CKG masih belum optimal di banyak daerah. Selain itu, praktik baik yang telah berkembang di berbagai wilayah belum terdokumentasi dan terdiseminasi secara luas sebagai pembelajaran bersama.

Tujuan Umum

Meningkatkan kapasitas Dinas Kesehatan dan Puskesmas dalam pemanfaatan data dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran berbasis kebutuhan melalui penggunaan PRASANA.

Tujuan Khusus

Tujuan khusus dari webinar ini adalah:

  • Memahami konsep dan fungsi alat bantu PRASANA dalam mendukung perencanaan dan penganggaran layanan kesehatan di tingkat Puskesmas dan Dinas Kesehatan.
  • Meningkatkan kemampuan penggunaan PRASANA dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran tahunan berbasis kebutuhan layanan.
  • Mengidentifikasi tantangan serta pembelajaran implementasi PRASANA di tingkat daerah sebagai bahan evaluasi dan perbaikan.
  • Mendorong integrasi PRASANA dalam proses perencanaan, penganggaran, dan pengambilan keputusan yang lebih terstandar, efektif, dan berbasis data.
  1. Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota (Pengelola perencanaan dan keuangan Dinkes)
  2. Kepala dan Tenaga Kesehatan Puskesmas (Pengelola perencanaan dan keuangan Puskesmas, Penanggung jawab program UKM/UKP)
  3. Seluruh tenaga medis dan tenaga kesehatan

Hari/tanggal   : Kamis, 25 Juni 2026

Pukul               : 13.00—15.30 WIB

Tempat            : Online via Zoom Webinar

Waktu Pelaksanaan (WIB)

Materi

Narasumber

12.00–13.00

Registrasi peserta dan Pembukaan

MC

13.00–13.10

Keynote Speech

dr. Elvieda Sariwati, M. Epid

(Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer,  Kementerian Kesehatan RI)

13.10–13.20

Pengantar:

Tata Kelola Perencanaan & Penganggaran di Puskesmas

dr. Ni Made Diah Permata Laksmi, MKM

(Ketua Tim Kerja Tata Kelola Puskesmas, Kementerian Kesehatan RI)

13.20–13.25

Prakata oleh Moderator

Moderator:

Ryza Putra (Health Systems Insight)

13.25–13.50

Materi 1:

Dari Program ke Layanan Terintegrasi: Tantangan & Inovasi ILP di Puskesmas Mengenal PRASANA: Tools Perencanaan dan Penganggaran Berbasis Kebutuhan di Puskesmas

Dimas Herlambang (Health Systems Insight)

13.50–14.15

Materi 2:

Implementasi PRASANA di Tingkat Daerah: Pengalaman Puskesmas dalam Penguatan Perencanaan Anggaran

apt. Nisa Maulani Nuraliyah, S.Farm.  (Ketua Mutu dan Pengadaan Barang Jasa, Puskesmas Pasundan, Kabupaten Garut)

14.15–14.40

Materi 3:

Adopsi Prasana di Tingkat Dinas Kesehatan

 

dr. Carlof, M.MRS., MQM

(Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat)

14.40–14.50

Pembahas 1

 

Febriansyah Budi Pratama, SKM, M.E (Ketua Tim Kerja Analisis Kinerja Program JKN, Pusbikes, Kementerian Kesehatan RI)

14.50-15.20

Diskusi

Moderator:

Ryza Putra (Health Systems Insight)

15.20–15.30

Kesimpulan dan Penutup

MC

Akses Kegiatan dan Plataran Sehat 

Informasi link zoom dan Platara Sehat akan diiinformasikan selambat-lambatnya H-1 sebelum kegiatan melalui blasting email yang digunakan saat mendaftar.

Agenda Kegiatan

PILIH